Pengaruh Pemahaman Literasi Perbankan Syariah terhadap Animo Masyarakat Dalam Bertranksaksi di Bank Syariah: Studi Kasus di Kecamatan Simpang Kanan, Rokan Hilir, Riau

Main Article Content

Annisa Nurfitria
Dody Firman

Abstract

OJK melakukan kajian yang memperlihatkan bahwa produk tabungan syariah merupakan produk keuangan syariah yang masyarakat paling dikenali sebesar 18 persen dan digunakan sebesar 9 persen mengandung arti bahwa hanya 18 orang dari 100 penduduk yang mengerti tentang tabungan syariah dan hanya setengah persen orang dari yang mengerti tersebut menggunakan tabungan syariah.Oleh karena itu, Kecamatan Simpang Kanan yang merupakan sebuah kecamatan di Provinsi Riau, dengan mayoritas islam yang dapat dilihat dari jumlah masjid 96 buah dan musholla 105 buah, maka peneliti tertarik untuk meneliti apakah literasi pemahaman perbankan syariah sudah dikenal ataupun dipahami dan dijalankan di kehidupan sehari-hari msyarakat Kecamatan Simpang Kanan. Penelitian ini betujuan untuk menegtahu apakah literasi perbankan syariah sudah dikenal, dipahami, dan diaplikasikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei melalui kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data.Teknik yang digunakan dalam Non Probability Sampling adalah teknik Purposive Sampling. Kuesioner memakai skala Likert sebagai penilaiannya. Fhitung (22,012) > Ftabel (3,94) dan Sig (0,000) < 0,05, maka disimpulkan bahwa pemahaman literasi perbankan syariah (X) berpengaruh signifikan terhadap Animo masyarakat bertranksaksi di perbankan syariah. literasi perbankan syariah (X) berpengaruh signifikan terhadap Animo masyarakat bertranksaksi di perbankan syariah.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
NurfitriaA., & FirmanD. (2023). Pengaruh Pemahaman Literasi Perbankan Syariah terhadap Animo Masyarakat Dalam Bertranksaksi di Bank Syariah:. Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(1), 940-954. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i1.5186
Section
Articles